Berita

 Network

 Partner

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Tergeletak Ditepi Pantai Marisa

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Tergeletak Ditepi Pantai Marisa

Berita Baru, Pohuwato – Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di Belakang Hotel MBR, atau tepatnya di sekitar Pesisir Pantai Marisa, Pohuwato,  Jum’at (24/9), pukul 12.15 Wita.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, identitas almarhum bernama Pado Mado (60 tahun) berprofesi sebagai nelayan alamat Desa Pohuwato Timur Kecamatan Marisa, Pohuwato.

Berdasarkan kronologis yang didapatkan awak media bahwa , korban pada hari Jumat (24/9) sekitar PKL 05.00 WITA berangkat kelaut untuk mencari ikan, entah apa yang terjadi sekitar pukul 12. 15, almarhum ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Saat diwawancarai, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Pohuwato, Iswan Gau menyampaikan bahwa almarhum tersebut biasa menangkap ikan dimuara laut dengan tangkapan tradisional menggunakan sero.

Berita Terkait :  Pasca Pemboman di Makassar, Kapolres Pohuwato Imbau Warga Tetap Tenang

“Korban ini pergi untuk mengambil alat, kayu untuk dipatok yakni sero, namun hasil tadi ada laporan dari masyarakat bahwa ada penemuan mayat disekitar pantai Marisa”ungkap Iswan Gau kepada Wartawan Beeitabaru.co

Sehingganya, kata Iswan setelah dirinya mendapatkan informasi tersebut langsung merespon dan bergegas untuk memastikan apa benar ada mayat.

“Ada mayat atau tidak, nah begitu saya tiba di lokasi dan mengajak yang sempat melihat atau melapor, hanya kita berdua dan melihat benar-benar ada”kata Iswan.

Lanjut Iswan, begitu dirinya tiba ditempat, kami belum tahu identitas korban, sehingganya dirinya menghubungi teman-teman dari Basarnas, pihak Kepolisian, TNI dan Angkatan Laut untuk sama-sama menuju ke  TKP.

Berita Terkait :  Tuntutan Tak Diindahkan, Wartawan Se Gorontalo Boikot Pemberitaan Polda

“Karena ini adalah penemuan mayat, sehingganya pada saat melakukan proses evakuasi itu harus sesuai prosedur dan SOP, namun ada masyarakat yang datang ketempat tersebut yakni ini masyarakat yang mereka kenal yakni ti ka Pado,”jelas Iswan.

Kemudian atas dasar laporan dari petugas,  Babinsa berkoordinasi dengn aparat Desa dan masyarakat setempat untuk penangan Jenazah dan aparat kepolisian sementara menyelidiki penyebab kematian.

Dalam pantauan awak media, saat ini almarhum sudah  berada dirumah duka Dusun Kramat Desa Pohuwato Kecamatan Marisa, Pohuwato, untuk disemayamkan.

Saat berita ditayangkan, pihak awak media sementara menghubungi kepolisian resort Pohuwato untuk mendapatkan informasi detail terkait hasil penyelidikan penyebab kematian dari kakek tersebut. (*}

Berita Terkait :  Forum Sekolah Antikorupsi Indonesia "Himbau Pilih Pemimpin Daerah Berintegritas"