Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

RDP PCS Ditunda, Nirwan Due : Perlu DPRD Ultimatum dan Bentuk Pansus
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Pohuwato. (Foto : Istimewa)

RDP PCS Ditunda, Nirwan Due : Perlu DPRD Ultimatum dan Bentuk Pansus

Berita Baru, Pohuwato – Program cetak sawah (PCS)  Buntulia Barat Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato, masih berpolemik, olehnya DPRD Pohuwato melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (4/1) di Ruang Rapat DPRD Pohuwato

RDP yang rencananya akan menghadirkan semua pihak itu, dalam pantauan awak media ini, akhirnya di tunda karena pihak dari Daeng Azis alias Aseng tak menghadiri rapat tersebut.

Rapat tersebut dihadiri oleh unsur OPD Plt Kepala Dinas Pertanian, Komisi gabungan DPRD, Sekretaris Dewan (Sekwan) serta Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pohuwato

Nirwan Due selaku Ketua Badan Kehormatan (BK) menyampaikan bahwa perlu ketegasan DRPD Pohuwato memberikan ultimatum terhadap semua pihak yang berkaitan dengan persoalan PCS.

“Kami menyarankan kepada pimpinan rapat untuk memberikan ultimatum kepada pihak yang terkait, baik itu dari pihak LSM, Daeng Azis dan mantan Kades Suryaharto Polumulo untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap” ujar Nirwan Due

Nirwan Due juga meminta kepada DPRD Pohuwato untuk membentuk panitia khusus (Pansus),

“Saya dalam hal ini, bukan semata-mata karena posisi yang sama dengan ‘Suryaharto Polumulo’ , ini harus ada pertemuan mereka dengan pihak ‘LSM’ sebagai Pelapor” ujar Nirwan

Nirwan menyarankan kepada pihak pimpinan RDP untuk memberikan ultimatum “ketika mereka tidak hadir, dalam pertemuan tersebut perlu dibentuk pansus dalam kaitan dengan persoalan ini,  sehingga kebenaran masalah ini bisa kita temukan tanpa harus berlarut-larut” tegas Nirwan

Nirwan menambahkan, disisi lain kita (DPRD)  didorong masyarakat untuk mencarikan solusi, apa yang menjadi aspirasi dari mereka” pungkas Nirwan.

Sementara itu Amran Anjulangi sebagai pimpinan rapat menyampaikan berdasarkan  kesepakatan bersama akan melaksanakan RDP selanjutnya dalam waktu dekat dan menghadirkan semua pihak yang terkait dengan masalah progam cetak sawah (PCS). (San)