Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Sekretaris Komisi III DPRD Pohuwato, Al Amin Uduala, (Foto : San)
Sekretaris Komisi III DPRD Pohuwato, Al Amin Uduala, (Foto : San)

Komisi III DPRD Soroti Pekerjaan Saluran Irigasi Randangan Tak Kunjung Selesai

Berita Baru, Parlemen – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato melalui Komisi III, kembali mempertanyakan pembangunan saluran irigasi di Kecamatan Randangan.

Pasalnya, banyak Lahan-lahan warga yang rusak tergenang dengan air, akibat adanya pembangunan saluran irigasi tersebut yang tak kunjung selesai.

Komisi III DPRD Soroti Pekerjaan Saluran Irigasi Randangan Tak Kunjung Selesai

Hal itu disampaikan langsung Sekretaris Komisi III, Al Amin Uduala, dalam Rapat Komisi III DPRD Pohuwato bersama pimpinan OPD, yang berlangsung di Ruang sidang DPRD, Senin, (24/01/2022)

“Bahkan sudah ada ikan yang hidup di dalamnya. Itu artinya sudah lama,” ujar Al Amin.

Lanjut Ketua Fraksi Partai Golkar tersebut, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Gorontalo, kaitan dengan persoalan tersebut. Karena Daerah sudah tidak bisa lagi membuat saluran pembuangan khususnya di Kecamatan Randangan, karena sudah menjadi kewenangan Balai.

“Tetapi karena keterbatasan anggaran, sehingga Balai pun sampai dengan saat ini belum mengakomodir usulan itu, dikarenakan juga ada alasan bahwa harus tuntas dulu saluran irigasi, baru bisa membuat saluran pembuangan,” jelasnya.

Dilain sisi menurut Politisi Partai Golkar ini, kondisi Masyarakat di sana cukup memprihatinkan. Karena sampai dengan saat ini lahan mereka tergenang air.

“Nah, paling tidak ada solusi ada upaya dari Dinas PU, minimal dengan cara apa bisa dilakukan agar air ini bisa keluar dari areal lahan mereka,” harapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabupaten Pohuwato, Anwar Sadat menyampaikan, bahwa Balai Sungai sudah pada tahapan pembebasan lahan untuk saluran pembuangannya.

“Ini nanti akan saya kroscek kembali lokasi titiknya itu dimana, nanti kami koordinasi lagi,” kata Anwar. (**)