Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Terinformasi PETI Botubilotahu Beroperasi, APH dan Forkopimda Pohuwato Diminta Tindak Tegas

Terinformasi PETI Botubilotahu Beroperasi, APH dan Forkopimda Pohuwato Diminta Tindak Tegas



Iklan Idul Fitri KPU Pohuwato

Berita Baru, Pohuwato – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Botubilotahu Kecamatan Marisa, semakin marak terkhusus di bagian Hudebulahu yang berbatasan langsung dengan Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. 

Sampai saat ini masih beraktivitas tanpa tersentuh oleh pihak terkait yaitu aparat penegak hukum (APH). Seolah tidak memikirkan nasib masyarakat yang di bagian hilir yang akan kena dampak dari aktivitas yang mereka lakukan. 

“Kiita tidak perlu lagi menutup mata ini sudah jelas ada aktivitas peti di bagian atas sana. Oleh karena itu kami meminta dari Pemerintah Desa, Kecamatan dan Pemda segera melakukan tindakan dalam menangani kasus pengrusakan lingkungan dampaknya luar biasa buruk karena bisa berpotensi banjir dan tanah longsor,”ungkap salah satu aktivis yang enggan disebutkan namanya, Jum’at (29/08/2025). 

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa lebih di khwatirkan lagi sebelum adanya korban jiwa yg tertimbun agar segera di tindaki, jika ini di biarkan berlarut-larut maka akan ada saat di mana masyarakat bagian hilir menuntut segera di tertibkan peti tersebut. 

“Jangan sampai kota Marisa akan mengalami banjir dan lumpur karena dampak dari adanya aktivitas alat berat excavator yang sampai dengan saat ini masih saja beraktivitas tanpa memikirkan nasib orang lain dan memikirkan dampak lingkungan yang bakalan rusak parah karena ulah para pelaku usaha tambang,”imbuhnya.

Menurutnya, diketahui bersama jika Marisa ketika musim hujan akan mengalami banjir besar terlebih area Rumah Sakit Bumi Banua(RSBP) serta Kantor Camat Marisa dan Polres Pohuwato pun bakal kena dampaknya. 

“Sedangkan tidak ada aktivitas peti di kawasan hulu di desa  Botubilotahu banjir sampai masuk rumah warga bagian hilir. Apalagi jika sudah ada aktivitas peti di bagian atas hulu ini akan menambah sedimentasi lumpuh akan banyak dan malahan akan lebih besar lagi dampaknya,”tambahnya.

Oleh karena itu Ia meminta kepada pihak polres pohuwato agar segera mengambil langkah tegas dalam melakukan penertiban di kawan peti yang berada di desa botubilotahu tersebut. Jika tidak maka akan ada gelombang protes besar dari masyarakat hilir mengambil langkah atau tindakan sendiri. 

Sebelum hal diatas, ia berharap kepada Pihak Polres bersama Forkopimda turun secara langsung ke lokasi PETI tersebut dan mengusut tuntas siapapun yang menjadi dalang dan otak PETI di Botubilotahu. 

“Dan sudah jelas juga instruksi dari Presiden RI bapak Prabowo Subianto untuk menindak tegas para kelompok Peti yang sudah terang-terangan merusak lingkungan bahkan sampai dekat rumah warga,” tegasnya.