Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Terima Kunjungan BPK RI, Syarif : Tolong Pertahankan Raihan WTP Pohuwato
Suasana pertemuan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga bersama BPK RI, (Foto : Humas)

Terima Kunjungan BPK RI, Syarif : Tolong Pertahankan Raihan WTP Pohuwato



Berita Baru, Pohuwato – “Semoga diakhir masa pengabdian hasil akhir dari pemeriksaan tidak ada hal-hal yang signifikan dalam konteks pengelolaan keuangan ini. Insyaallah hasil akhir dari pemeriksaan keuangan ini kita (Pemda) dapat meraih dan mempertahanakan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP)”, kata Bupati Syarif Mbuinga dengan nada penuh harap.

Bupati Syarif Mbuinga menyambut baik kedatangan tim BPK RI dalam hal melaksanakan tugas. Tentu sebagai pemerintah daerah kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi bahwasanya kehadiran bapak dan ibu yang akan melakukan pemeriksaan LKPD tahun 2020 di kabupaten pohuwato. Pertemuan yang berlangsung di meeting room kantor bupati, Kamis, (11/2/2021)

Dimana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Gorontalo akan melakukan pemeriksaan interen atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun 2020.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh pihak BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo diantaranya I. Putu Wahyu Raysmawan, Ririn Rahayu, Fajar Wahyudi, Mudkhal Sidik. Tim ini akan melakukan pemeriksaan selama satu bulan kedepan.

“Kami sangat senang, mensuport, dan memaksimalkan apa yang diharapkan agar kualitas dari pemeriksaan berjalan dengan baik Kepada pimpinan OPD diingatkan agar melakukan pendampingan selama pemeriksaan di OPD masing-masing.” pinta Syarif Bupati dua leriode itu.

Sebelum melakukan pemeriksaan tim BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo melakukan pertemuan atau entry meeting dengan pemerintah daerah yang diterima Bupati Syarif Mbuinga yang didampingi Plt. Sekda, Iskandar Datau, Inspektorat Daerah, Trizal Entengo, Assisten Pembangunan, Rusmiyati Pakaya, Plt. Kadis Pendidikan, Lusiana Bouty, Kadis Perkim, Anwar Sadat, Plt. Kadis Kesehatan, Syahrawanty Abbas, dan Sekretaris PUPR, Eral Mohi.  (**)