Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

PT GSM dan PT PLN Sepakati Tambah Kapasitas Listrik Sebesar 35 MVA

PT GSM dan PT PLN Sepakati Tambah Kapasitas Listrik Sebesar 35 MVA

Berita Baru, Pohuwato – – PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk penambahan kapasitas listrik sebesar 35 MVA.

Tambahan daya ini akan dipakai untuk mendukung kebutuhan pengolahan emas di tambang yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan MoU berlangsung di Jakarta pada Senin, 8 Agustus 2022. Mewakili PLN (Persero) adalah Direktur PT PLN Adi Priyanto dan mewakili PT GSM adalah Direktur Utama Boyke P. Abidin.

PT GSM adalah bagian dari Pani Gold Project (PGP – Proyek Emas Pani), bersama dengan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Pani Bersama Tambang (PBT). Adapun pengelolaan PGP berada di bawah PT Merdeka Copper Gold (Tbk) selaku perusahaan induk.

Saat ini, Proyek Emas Pani sudah berada dalam tahap akhir eksplorasi. Setelahnya, proyek akan akan segera memasuki tahap konstruksi, dimulai dengan pembangunan jalan bypass sepanjang 8,9 kilometer yang menghubungkan Trans Sulawesi dan jalan menuju lokasi tambang di Desa Hulawa, di kaki Gunung Pani.

Proses pembebasan tanah untuk keperluan pembangunan jalan bypass sedang berjalan. Berkat dukungan masyarakat pemilik lahan, KUD Dharma Tani, dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, proses pembebasan berjalan lancar.

Makin berderapnya Proyek Emas Pani adalah kabar baik bagi Kabupaten Pohuwato sebagai wilayah operasi tambang. Rekam jejak Grup Merdeka yang mengedepankan good mining practices melalui operasi tambang di Banyuwangi maupun Wetar membuktikan bahwa pertambangan yang bertanggung jawab dapat berjalan beriringan dengan manfaat ekonomi, sosial dan budaya yang diterima masyarakat, sekaligus pelestarian lingkungan.

Dengan meningkatnya aktivitas perusahaan, kebutuhan belanja barang dan jasa di pasar lokal pun akan bertambah. Bertambahnya belanja secara signifikan akan meningkatkan perputaran uang yang pada gilirannya mendongkrak multiplier effect keberadaan perusahaan. (**)