Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Presiden Jokowi Anjurkan Disiplin Protkes Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19
Presiden Joko Widodo (Foto : Istimewa)

Presiden Jokowi Anjurkan Disiplin Protkes Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19



Berita Baru, Jakarta – Virus disease 2019 (Covid-19) masih menjadi wabah yang mesti di hindarkan oleh seluruh masyarakat Indonesia agar menghindari potensi penularannya. Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) meski sudah ada vaksin Covid-19. Prokes yang dimaksud yakni memakai makser, manjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun (3M).

“Meski vaksin sudah ada kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap disiplin 3M, harus terus kita lakukan. Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkahi kita semua untuk bisa melewati ujian wabah ini,” kata¬†Presiden Jokowi, Minggu (6/12).

Presiden Jokowi menambahkan, sebelum digunakan, vaksin itu harus melalui tahapan pengujian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita amat bersyukur, alhamdulillah, vaksin sudah tersedia, artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah Covid-19. Tapi untuk memulai vaksinasi masih perlu tahapan-tahapan dari BPOM,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, segala prosedur terkait dengan vaksinasi harus dilalui dengan baik dalam rangka menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta efektivitas vaksin.

“Pertimbangan hasil uji klinis akan menentukan kapan vaksinasi bisa dimulai,” katanya.

Untuk diketahui (sebagaimana dilansir dari inews.id ) sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac, tiba di bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin itu diangkut menggunakan pesawat kargo khusus Garuda Indonesia Boeing 777-300 EA rute Jakarta-Beijing-Jakarta.

Selain 1,2 juta dosis vaksin yang datang bulan ini, pemerintah juga masih mengupayakan 1,8 juta dosis vaksin untuk tiba di awal Januari 2021.

Dalam bulan Desember ini juga akan tiba 15 juta dosis vaksin dan sebanyak 30 juta dosis vaksin di Januari 2021 dalam bentuk bahan baku curah yang akan diproses lebih lanjut oleh PT Bio Farma Persero. (*)