Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Lewat Reses di Iloheluma, Aleg Iwan Abay Serap Aspirasi dari Para Petani

Lewat Reses di Iloheluma, Aleg Iwan Abay Serap Aspirasi dari Para Petani



Berita Baru, Parlemen – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, Iwan Abay melakukan Reses masa sidang terakhir periode 2019-2024, bertempat di Desa Iloheluma, kecamatan Patilanggio, Jumat (09/02/2024).

 

Dalam reses tersebut Iwan Abay menyampaikan, aspirasi yang muncul dari masyarakat petani ialah kebutuhan benih jagung, kebutuhan pupuk yang bersubsidi dan alat Alsintan. Tak hanya itu kebutuhan infrastruktur serta saluran pembuangan yang berada di beberapa titik juga sempat mencuat di dalamnya.

 

“Setelah kami Serap informasi dari masyarakat maka hal ini harus mendapat intervensi dari balai sungai, karena itu wilayah dan kewenangan dari balai sungai itu sendiri,”jelas Iwan Abay.

 

Bahkan kata Iwan, dari sisi pembangunan membutuhkan anggaran, karena memang volume pembuatan saluran tersebut memakan anggaran yang cukup besar.

 

Disisi lain Iwan Abay menjelaskan, terkait panen raya oleh masyarakat petani mereka sering menemukan masalah penurunan harga.

 

“Misalnya harga jagung 6000, itu jika panen raya mengalami masalah penurunan sampai ke angka 4000, ini yang di minta oleh masyarakat petani, bagaimana upaya pemerintah dalam penanganan harga ini bisa stabil,”urainya.

 

Olehnya menurut Iwan Abay, DPRD terus berupaya mendorong agar pemerintah daerah berusaha membuat sebuah aturan regulasi Peraturan Daerah (Perda), perlindungan harga atau membuat PKS bersama pihak-pihak pabrik yang bergerak dalam bidang penampungan usaha perkebunan jagung itu sendiri.

 

Disamping itu Iwan Abay mengatakan, bagaimana mengaktifkan kembali Badan usaha Milik Daerah (BUMD) agar hasil dari para petani dapat di tampung.

 

Terlepas dari Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato selaku ketua KTNA Iwan Abay berharap, kedepan ada petani-petani mandiri sehingga akan mengurangi intervensi dari pemerintah terhadap petani.

 

“Sehingga kita bisa melihat, mana petani-petani yang sesuai dengan harapan, karena 2 tahun lagi kita akan menghadapi PENAS khusus petani yang akan di selenggarakan oleh KTNA di Provinsi Gorontalo,yang akan dihadiri oleh seluruh wilayah Indonesia dan negara-negara tetangga,”pungkasnya.