Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kepala Sekolah SMP N 1 Marisa Bantah Siswanya Terlibat Aksi Penikaman

Kepala Sekolah SMP N 1 Marisa Bantah Siswanya Terlibat Aksi Penikaman



Berita Baru, Pohuwato– Kepala Sekolah Menengah Pertama (Kepsek SMP) Negeri 1 Marisa, Syahrir Panu, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial soal siswanya terlibat aksi penikaman yang terjadi pada, Selasa (17/10) di Lapangan Ormas Marisa.

Dimana saat di konfirmasi Kepsek SMP 1 Marisa Syahrir mengatakan, bahwa siswa yang menjadi pelaku dan korban penikaman tersebut adalah Siswa SMP Negeri 2 Marisa bukan siswa SMP Negeri 1 Marisa.

“Silahkan hubungi saja pihak Polres dan Kepsek SMP Negeri 2 Marisa untuk informasi lebih lanjut,”jelas Syahrir.

Lebih Jauh Syahrir membeberkan, bahwa sekolahnya memang berdekatan dengan lapangan Ormas, namun yang lebih baik kumpul-kumpul di tempat kerjadian perkara itu ada juga dari sekolah lain seperti Duhiadaa dan Buntulia.

Sehingga dari kejadian tersebut Syahrir berharap ada perhatian dari pihak keamanan khususnya Satpol-PP.

“Kami berharap agar Satpol-PP dapat turun tangan menertibkan siswa yang keluar tanpa izin dari pihak sekolah, agar apa yang terjadi hari ini tidak terulang lagi dikemudian hari,”harap Syahrir.

Sementara itu saat di konfirmasi lebih lanjut melalu saluran telepon WhatsApp, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Marisa Asni Tomayahu menjelaskan, dirinya membenarkan atas penikaman yang menimpah siswanya.

“Iya benar, korban FT ini memang siswa kami tapi si korban ini dari Senin sampai Selasa hari ini dia tidak masuk sekolah, jadi kejadian ini kami dapatkan informasi dari kepala sekolah SMP Negeri 1 Marisa,”ungkap Asni.

Asni menuturkan, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung menuju ke IGD karena korban telah dilarikan ke RSUD Bumi Panua.

“Dan tadi kami telah Sampaikan kepada orang tua korban bahwa dia sudah dua hari dengan hari ini tidak masuk sekolah, tadi juga kami sudah mendampingi saksi temannya di Polsek dan di Polres karena kebetulan temannya juga tadi tidak masuk sekolah,”tutur Asni.