Berita

 Network

 Partner

Bupati Saipul Tinjau Sejumlah Titik Dampak Banjir Teratai

Bupati Saipul Tinjau Sejumlah Titik Dampak Banjir Teratai

Berita Baru, Pohuwato – Sejumlah titik yang menyebabkan banjir di pusat ibu kota kabupaten ditinjau langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Nirwan Due dan unsur dinas pekerjaan umum, Senin, (13/9/2021).

Dimulai dari dusun 3 desa botubilotahu, Bupati Saipul melihat langsung sebagian rumah yang masih terendam akibat air kiriman dari hulu desa botubilotahu atau huilo dulahu serta mendengar berbagai keluhan dari warga yang ada di jalan menuju rumah sakit bumi panua.

Penasaran seperti apa keadaan yang ada dibagian atas sampai merendam rumah warga yang ada di sebagian desa botubilotahu, maka bupati bersama rombongan meninjau jalan-jalan air penyebab meluapnya air kiriman akibat curah hujan yang tinggi pada Sabtu kemarin.

Berita Terkait :  Meriahkan Sumpah Pemuda Ke-92, BEM FH UNIPO Gelar Cleaning Beach dan Upacara Bendera

Sampai di ujung dusun bongo desa botubilotahu, Bupati Saipul menuju desa teratai dan melihat sebagian besar rumah masyarakat yang berada dekat rumah sakit masih terendam.

Ditemui, ternyata sebagian besar drainase sudah tertimbun sehingga air tidak bisa mengalir lagi yang menyebabkan masih sebagian rumah terendam. Dengan gerak cepat, drainase yang tertimbun tersebut dibuka kembali dengan menggunakan alat berat sampai ke dusun bihe atau arah menuju desa bulangita.

Kemudian Bupati Saipul Mbuinga menuju arah SMK Marisa untuk melihat pengerukan saluran yang sejak Minggu malam memulai pengerukan yang ditinjau langsung Wakil Bupati Suharsi Igirisa bersama Sekda Iskandar Datau.

Bupati Saipul menjelaskan alternatif yang dilakukan untuk mengatasi banjir adalah membuka drainase yang tertimbun serta mengeruk saluran akibat sedimentasi.

Berita Terkait :  Ini Harapan Ketua Maperwa Kepada Rektor Universitas Pohuwato yang Baru to

Bupati berharap agar masyarakat tidak menimbun drainase yang ada di depan rumah, karena akan membuat air tidak jalan dan meluap ke rumah warga.

“Hasil tinjauan ini akan dipetakan dan akan menjadi bahan dalam menangani masalah banjir yang ada di pusat ibu kota kabupaten,”pungkasnya. (HMS)